ID EN
Mulai proyek
20,00 7,00 6,00 7,00 14,00 Ruang duduk 7,00 × 6,00 Lobi 6,00 × 8,00 Perpustakaan 7,00 × 6,00 Kamar 1 7,00 × 8,00 Taman dalam 6,00 × 6,00 Kamar 2 7,00 × 5,00 Mandi 3,50 × 3,00 Wastafel 3,50 × 3,00

Kinan Arunika — Desainer interior, Yogyakarta

Ruang yang bernapas.

Ruang duduk dengan daybed jati dan jendela tinggi berkusen hijau
01 Ruang duduk · 7,00 × 6,00 Wisma Jati →

Tentang praktik ini

Kinan menjelaskan palet warna dan material di depan dinding sampel
Menyusun palet untuk Wisma Jati

Saya Kinan. Sebelum memilih sofa, warna dinding, atau lampu, saya berdiri di ruangan kosong dan memperhatikan ke mana cahaya jatuh pukul tujuh pagi dan pukul empat sore. Dari situ ruang mulai bernapas: jendela dibuka lebih lebar, kayu dipilih yang menua dengan indah, dan setiap sudut punya alasan untuk ditinggali.

Kinan Arunika · Desainer interior

8
tahun berpraktik
34
ruang selesai dibangun
6
kota di Jawa dan Bali
72%
material dari pengrajin lokal

Dari meja gambar

Setiap ruang dimulai dari pensil.

Kinan tersenyum sambil memegang kacamata dan buku berisi sketsa perspektif ruang

Sebelum ada render, ada sketsa perspektif dari sudut yang nanti paling sering dilihat penghuninya. Geser untuk membandingkan sketsa ruang duduk Wisma Jati dengan hasil jadinya.

Ruang duduk dengan daybed jati dan jendela tinggi berkusen hijau
Sketsa Jadi
Wisma Jati · Kotabaru, Yogyakarta Lihat proyek →

Studi cahaya

Cahaya pukul tujuh bukan cahaya pukul empat.

Geser jamnya. Cahaya di seluruh halaman ini ikut bergerak, seperti cahaya di Kabin Pinus sepanjang hari. Di luar bagian ini, cahayanya kembali mengikuti matahari Yogyakarta saat ini.

Ruang & dapur 7,00 × 8,00 Kamar 5,00 × 5,00 Kamar mandi 5,00 × 3,00

07.00 WIB

Pukul 07.00. Cahaya timur yang hangat dan rendah masuk jauh ke kamar. Tempat tidur menghadap ke sini.

Pustaka material

Dua belas material yang saya percaya.

Hampir semuanya dari pengrajin yang saya kunjungi sendiri. Geser sampelnya di meja, seperti saat memilih bersama klien.

Cara bekerja

Lima langkah, satu denah.

12,00 7,00 5,00 8,00 Ruang & dapur 7,00 × 8,00 Kamar 5,00 × 5,00 Kamar mandi 5,00 × 3,00
  1. 01 · Minggu 1

    Kenal

    Kita bertemu di lokasi. Saya mengukur ruang, memotret cahaya pada jam yang berbeda, dan mendengar cara kamu menjalani hari.

  2. 02 · Minggu 2–3

    Tata

    Denah tata letak dalam dua atau tiga pilihan. Di sini ditentukan alur gerak, posisi perabot besar, dan apa yang dibongkar.

  3. 03 · Minggu 4

    Cahaya

    Studi cahaya alami dan buatan: lampu mana untuk bekerja, mana untuk makan malam, dan jendela mana yang perlu dibuka.

  4. 04 · Minggu 5–6

    Material

    Sampel kayu, batu, kain, dan tegel di meja. Sebagian besar dari pengrajin yang saya kenal di Jepara, Cirebon, dan Gunungkidul.

  5. 05 · Minggu 7 dan seterusnya

    Jadi

    Gambar kerja dan RAB untuk kontraktor, lalu, bila diminta, saya kawal pembangunannya sampai styling terakhir.

Kata klien

  1. “Kinan tidak pernah menjual kami gaya. Ia bertanya kami bangun jam berapa, lalu memindahkan kamar ke sisi timur. Tamu kami selalu menyebut cahaya paginya.”

    Raden Ayu Sekar Pambayun Pemilik, Wisma Jati

    Wisma Jati →
  2. “Anggaran kami ketat. Ia memilih tiga hal untuk dibelanjakan besar, dan membuat sisanya dari kayu bekas bongkaran rumah lama. Kafenya penuh sejak minggu pertama.”

    Dimas Prakoso Pendiri, Lantai Dua

    Lantai Dua →
  3. “Apartemen 142 meter kini terasa seperti rumah dua lantai. Saya masih tidak paham caranya, tapi saya tidak mau pindah.”

    Maya Kusumawardani Klien hunian, Jakarta

    Apartemen Senopati →

Ketersediaan

Menerima 2 proyek baru untuk mulai Januari 2027.

Konsultasi awal 30 menit gratis setiap Kamis, lewat video atau di studio.

  1. Nov 2026 2026: Penuh
  2. Des 2026: Penuh
  3. Jan 2027 2027: Terbatas
  4. Feb 2027: Tersedia
  5. Mar 2027: Tersedia
  6. Apr 2027: Terbatas
  7. Mei 2027: Penuh
  8. Jun 2027: Penuh
  9. Jul 2027: Terbatas
  10. Agu 2027: Tersedia
  11. Sep 2027: Tersedia
  12. Okt 2027: Tersedia
  • Penuh
  • Terbatas
  • Tersedia